Rabu, 09 September 2009

Pemeliharaan Disk pada Windows XP


Windows XP menyediakaan tool pemeliharaan disk, yang bias Anda gunakan untuk mencegah timbulnya masalah. Beberapa dari tools tersebut ada di sini. Dengan tool disk, Anda bisa melihat informasi disk dan memperbaiki masalah sebelum semakin serius. Pada tabel, Anda bias melihat beberapa tool yang tersedia. Dengan My Computer Information dan Windows Update, Anda bisa mengecek status komputer secara periodik, mengimplementasi update yang bisa meningkatkan performa Windows XP, dan membantu mengatasi masalah yang disebabkan oleh driver perangkat yang tidak kompatibel.

Chkdsk

Chkdsk (Chkdsk.exe) merupakan tool command-line yang mengecek masalah pada volume, dan memperbaikinya jika ditemukan. Chkdsk bisa memperbaiki masalah yang berhubungan dengan bad sector, lost cluster, cross-linked fi le, dan directory error. Untuk disk yang diformat dengan NTFS, Chkdsk pada Windows XP bisa menyediakan peningkatan performa yang signifikan (dibandingkan dengan yang terdapat pada Windows 2000 Professional, dan Windows NT 4.0 Workstation) pada waktu menggunakan parameter baru /i dan /c. Kedua paramater tersebut memerintahkan Chkdsk.exe untuk melewati beberapa pengecekan sistem fi le tertentu, yang akan mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk menjalankan Chkdsk. Anda harus masuk sebagai administrator atau anggota grup Administrators untuk menggunakan Chkdsk. Jika Anda mau Chkdsk memperbaiki error, tidak boleh ada fi le yang dibuka. Jika ada fi le yang dibuka, akan muncul error berikut: Chkdsk cannot run because the volume is in use by another process. Would you like to schedule this volume to be checked the next time the system restarts? (Y/N). Jika Anda ingin mengecek drive pada waktu berikutnya me-restart komputer, Chkdsk otomatis akan mengecek drive dan memperbaiki error, pada waktu Anda me-restart komputer. Jika partisi drive merupakan partisi boot, maka Chkdsk otomatis me-restart komputer setelah mengecek drive Chkdsk hanya akan memperbaiki error jika Anda menggunakan parameter /f pada baris perintah. Chkdsk harus bisa mengunci drive untuk memperbaiki error. Karena perbaikan biasanya mengubah file allocation table hard disk, dan kadang menyebabkan hilangnya data, Chkdsk mengirim pesan konfirmasi seperti berikut: 10 lost allocation units found in 3 chains. Convert lost chains to fi les? Jika Anda menekan Y, Windows menyimpan setiap unit bagian yang hilang ke direktori root sebagai fi le dengan nama dalam format Filennnn.chk. Setelah Chkdsk selesai, Anda bisa mengecek fi le tersebut untuk melihat apakah berisi data yang Anda butuhkan. Jika Anda menekan N, Windows memperbaiki disk, tetapi tidak menyimpan isi unit bagian yang hilang. Jika Anda tidak menggunakan parameter /f, Chkdsk mengirim pesan jika file perlu diperbaiki, tetapi ia tidak akan memperbaiki error apapun. Jika Anda menggunakan chkdsk /f pada disk yang sangat besar (misalnya, 70 gigabytes) atau disk dengan jumlah file yang sangat banyak (misalnya, satu juta file), Chkdsk bisa membutuhkan waktu yang lama untuk selesai. Komputer tidak bisa digunakan selama proses tersebut, karena Chkdsk tidak memberikan kontrol sampai ia selesai. Jika Anda menggunakan parameter /f, Chkdsk akan mengirim pesan error jika ada fi le yang dibuka. Jika Anda tidak menggunakan parameter /f dan ada fi le yang dibuka, Chkdsk akan melaporkan adanya unit bagian yang hilang. Ini bisa terjadi jika fi le yang dibuka belum tercatat di fi le allocation table. Jika Chkdsk melaporkan adanya sejumlah besar unit bagian yang hilang, perbaiki disk. Selain versi command-line, Anda bias menjalankan Chkdsk dari My Computer atau Windows Explorer. Untuk menjalankan Chkdsk dari command prompt, ketik chkdsk pada command prompt. Untuk menjalankan Chkdsk dari My Computer atau Windows Explorer, klik kanan volume yang ingin Anda cek, dan kemudian klik Properties. Pada tab Tools, klik Check Now. Untuk menjalankan Chkdsk dalam mode read-only, klik Start. Untuk memperbaiki error tanpa memeriksa volume, beri tanda centang (_) Automatically fi x fi le system errors, dan kemudian klik Start.Untuk memperbaiki error, mencari bad sector, dan memulihkan data, beri tanda centang Scan for and attempt recovery of bad sectors, dan kemudian klik Start.



Disk Cleanup

Pada waktu menjalankan operating system sekompleks Windows, Anda mungkin tidak selalu tahu arti semua fi le pada computer Anda. Kadang-kadang Windows menggunakan fi le untuk keperluan tertentu, dan kemudian menyimpan mereka dalam suatu folder yang digunakan untuk fi le temporer. Atau, Anda menginstalasi komponen Windows yang tidak lagi digunakan. Karena berbagai alasan (termasuk keku rangan ruang harddisk) Anda mungkin ingin mengurangi jumlah fi le pada disk, atau menambah ruang kosong. Kurangnya ruang disk yang kosong bisa menyebabkan ba nyak masalah mulai dari pesan Stop sampai korupsi fi le. Untuk menambah ruang kosong, Anda bisa memindahkan file ke volume lain, atau mengar sip mereka ke media backup; mengompres file atau disk supaya ruang yang dibutuhkan untuk menyimpan data berkurang; atau menghapus fi le yang tidak dibutuhkan. Disk Cleanup (Cleanmgr.exe) memungkinkan Anda untuk menghapus fi le Internet temporer, menghapus file program yang di-download dari Internet (kontrol ActiveX dan Java applet), mengosongkan Recycle Bin, Menghapus file temporer Windows, menghapus komponen Windows yang tidak digunakan, menghapus program yang tidak lagi digunakan, dan mengompresi fi le yang jarang diakses. Untuk menjalankan Disk Cleanup, ketik cleanmgr pada command prompt. Pilih drive yang ingin Anda bersihkan, dan kemudian klik OK. Pada tab Disk Cleanup, pilih suatu opsi atau klik tab More Options untuk menghapus restore point, dan meng-uninstall komponen Windows atau aplikasi. Untuk mengompresi file dengan Disk Cleanup, beri tanda centang (_) Compress old fi les pada tab Disk Cleanup. Pada boks Description, klik Options untuk memilih jangka waktu tunggu (dalam hari) sebelum mengompres fi le. Untuk informasi lebih lanjut tentang Disk Cleanup, klik Tools pada Help and Support Center. Jika Anda menjalankan utility Disk Cleanup Windows XP secara rutin untuk menjaga supaya isi harddisk tetap teratur, maka Anda tentu menginginkan suatu cara untuk menyimpan setting, supaya Anda tidak perlu mengonfi gurasi ulang utility tersebut setiap kali dijalankan. Ada cara untuk menyimpan setting Anda, yaitu sebagai berikut: buka kotak dialog Run dengan menekan tombol [Windows]R. Pada text box Open, ketik perintah Cleanmgr /d x: /sageset:#; di mana Cleanmgr adalah nama fi le executable Disk Cleanup, /d x



KATEGORI DESKRIPSI

General Menampilkan rincian komputer, seperti kecepatan prosesor dan jumlah memory fi sik dan ruang disk yang tersedia. Status Menampilkan informasi diagnosis yang bisa membantu Anda dalam menyelesaikan permasalahan yang ada, dan tip yang bisa membantu Anda untuk menghindari masalah. Hardware Berisi rincian informasi tentang hardware internal dan eksternal, yang terinstalasi pada komputer Anda. Software Menampilkan software sistem yang terinstalasi pada komputer Anda. View computer Menampilkan informasi untuk computer information for remote, jika Anda mempunyai hak another computer akses administratif ke komputer remote tersebut. adalah huruf drive yang ingin dibersihkan; /sageset adalah perintah konfi gurasi khusus yang memberitahu Disk Cleanup supaya menyimpan setting di registry; dan # adalah nomor unik antara 0 sampai 65.535 yang menghasilkan fi le setting konfi gurasi yang berbeda-beda. Sebagai contoh, Anda bisa membuat fi le setting konfi gurasi yang pertama untuk drive C dengan mengetik Cleanmgr /d C: /sageset:1 pada text box Open. Pada waktu Anda melihat kotak dialog Disk Cleanup, pilih check box di sebelah kategori fi le yang ingin dihilangkan dari harddisk. Klik OK untuk menyimpan setting registry. Untuk menjalankan Disk Cleanup dengan setting yang disimpan, ketik perintah Cleanmgr /sagerun:#. Pada perintah tersebut, Cleanmgr adalah nama fi le executable Disk Cleanup; /sagerun adalah perintah konfi gurasi, yang meminta Disk Cleanup untuk menerima dan menyimpan setting dari registry; dan # adalah nomor yang digunakan sebagai label fi le setting konfi gurasi Anda.



Disk Defragmenter

Windows XP menyediakan dua metode untuk men-defragmentasi volume: Disk Defragmenter snap-in (Dfrg.msc), dan tool command-line Disk Defragmenter (Defrag.exe). Kedua tool mengatur fi le, folder, dan program sehingga mereka ditempatkan berdampingan. Tool juga mengatur ruang kosong, memindahkannya ke bagian akhir volume. Hasilnya, operating system bisa menulis fi le ke harddisk secara teratur sehingga performa meningkat. Pada waktu menjalankan DiskDefragmenter Windows XP, otomatis akan mendefragmentasi fi le boot Anda. Opsi ini secara default diaktifkan: Anda bisa mengeceknya dengan membuka Registry Editor dan lihat HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\ Dfrg\BootOptimizeFunction. Pastikan Enable diset ke Y. Untuk menjalankan Disk Defragmenter snap-in, ketik drfg.msc pada kotak dialog Run. Anda juga bisa menjalankan Disk Defragmenter dari tool Computer Management. Untuk menjalankan tool command-line Defrag.exe, ketik defrag pada command prompt. Cara sederhana untuk mempercepat proses defrag Windows XP adalah dengan me-restart sistem sebelum menjalankan Defrag. Ini supaya operating system bisa membersihkan file swap/paging dan mereset- nya ke ukuran default. Dengan demikian, Defrag bisa focus ke data yang diperlukan pada harddisk tanpa harus menghentikan, dan mengelola fi le swap berukuran besar yang dimuati dengan data yang tidak diperlukan Cara lain untuk mempercepat proses defrag pada Windows XP adalah dengan membuat muncul pada waktu startup. Untungnya, Anda bisa melakukannya dengan mudah, dengan mengedit registry. Jalankan Registry Editor (regedit.exe). Buka HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVer-



Microsoft Windows XP [Version 5.1.2600] (C) Copyright 1985-2001 Microsoft Corp. C:\Documents and Settings\Administrator>chkdsk d:/f/I The type of the file system is NTFS. Volume label is DATA. WARNING! I parameter specified. Your drive may still be corrupt even after running CHKDSK. CHKDSK is verifying files (stage 1 of 3)... File verification completed. CHKDSK is verifying indexes (stage 2 of 3)... Index verification completed. CHKDSK is verifying security descriptors (stage 3 of 3)... Security descriptor verification completed. 20482843 KB total disk space. 12480992 KB in 23457 files. 8648 KB in 1761 indexes. 0 KB in bad sectors. 91951 KB in use by the system. 65536 KB occupied by the log file. 7901252 KB available on disk. 4096 bytes in each allocation unit. 5120710 total allocation units on disk. 1975313 allocation units available on disk. C:\Documents and Settings\Administrator>fsutil fsinfo volumeinfo d: Volume Name : DATA Volume Serial Number : 0xd0abd1b4 Max Component Length : 255 File System Name : NTFS Supports Case-sensitive filenames Preserves Case of filenames Supports Unicode in filenames Preserves & Enforces ACL’s Supports file-based Compression Supports Disk Quotas Supports Sparse files Supports Reparse Points Supports Object Identifiers Supports Encrypted File System Supports Named Streams C:\Documents and Settings\Administrator>fsutil fsinfo volumeinfo e: Volume Name : Volume Serial Number : 0x435fcca5 Max Component Length : 255 File System Name : FAT32 Preserves Case of filenames Supports Unicode in filenames C:\Documents and Settings\Administrator>sion\RunOnce. Klik kanan subkey RunOnce dan pilih New, String Value. Beri nama Defrag, dan tekan [Enter] dua kali. Ketik Defrag.exe c: /f pada text box Value Data, dan klik OK. Tutup Registry Editor dan restart Windows. Proses defrag akan dimulai, setelah Anda mengetik password, dan menekan [Enter] (perlu diingat bahwa nilai yang dimasukkan ke key RunOnce akan segera dihapus, setelah perintah dijalankan).



Disk Management dan DiskPart

Windows XP menyediakan dua tool yang bias Anda gunakan untuk mengelola harddisk dan partisi atau volume: Disk Management snapin (Diskmgmt.msc), dan tool command-line DiskPart (Diskpart.exe). Dengan Disk Management, Anda bisa menginisialisasi disk baru, membuat volume, dan memformat volume dengan sistem fi le FAT, FAT32, atau NTFS. Disk Management memungkinkan Anda untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan disk tanpa mematikan komputer; sebagian besar perubahan konfi gurasi langsung terimplementasi. DiskPart merupakan intepreter perintah mode teks yang memungkinkan Anda untuk mengelola objek (disk, partisi, atau volume), dengan menggunakan script atau input langsung dari command prompt. Sebelum menggunakan Diskpart, Anda harus memilih dulu obJek yang menjadi fokus. Setiap perintah Diskpart yang Anda ketik, hanya berlaku pada objek tersebut. Anda bisa melihat daftar objek yang tersedia dan memilih nomor objek atau huruf drive, dengan menggunakan perintah list disk, list volume, dan list partition. Perintah list disk, list volume menampilkan semua disk, dan volume pada komputer. Namun, perintah list partition hanya menampilkan partisi pada disk yang menjadi fokus. Pada waktu Anda menggunakan perintah list, muncul tanda bintang (*) di sebelah objek yang menjadi fokus Anda, pilih objek berdasarkan nomor atau huruf drive-nya, seperti disk 0, partition 1, volume 3, atau volume C. Pada waktu Anda memilih suatu objek, objek tersebut tetap akan menjadi fokus sampai Anda memilih objek lain. Sebagai contoh, jika fokus diset ke disk 0, dan Anda memilih volume 8 pada disk 2, fokus akan pindah dari disk 0 ke disk 2, volume 8. Beberapa perintah otomatis mengubah fokus. Sebagai contoh pada waktu Anda membuat partisi baru, focus otomatis pindah ke partisi yang baru. Anda hanya bisa fokus ke partisi pada disk yang dipilih. Pada waktu partisi menjadi fokus, volumenya (jika ada) juga menjadi fokus. Pada waktu volume menjadi fokus, disk dan partisinya juga menjadi fokus, jika volume menunjuk ke satu partisi. Kedua tool menggunakan sejumlah deskripsi untuk menunjukkan status disk, dan volume pada komputer. Sebagai contoh, jika tidak ada error, maka tool akan menampilkan status Online untuk disk, dan status Healthy untuk volume pada disk. Dengan menjalankan tool secara periodik, Anda bisa mengidentifi kasi masalah disk atau volume, dan memperbaiki mereka sebelum menyebabkan hilangnya data. Anda harus masuk sebagai administrator atau anggota grup Administrator, untuk menggunakan Disk Management atau DiskPart. Untuk menjalankan Disk Management snap-on, ketik diskmgmt.msc pada kotak dialog Run. Anda juga bisa menjalankan Disk Defragmenter dari tool Computer Management. Untuk menjalankan DiskPart dan melihat daftar perintahnya, ketik diskpart pada command prompt. Pada prompt DISKPART>, ketik commands.



Fsutil.exe

Fsutil (Fsutil.exe) merupakan tool commandline yang bisa Anda gunakan untuk melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan sistem fi le FAT dan NTFS, seperti meng-query atau mengubah atribut fi le dan disk, atau memperbesar volume. Anda harus masuk sebagai administrator atau anggota grup Administrators untuk menggunakan Fsutil. Untuk melihat daftar subperintah Fsutil, ketik fsutil dari command prompt. Untuk mendapatkan help subperintah Fsutil, gunakan syntax berikut: fsutil subcommand help pada command prompt. Untuk informasi lebih lanjut tentang Fsutil, klik Tools pada Help and Support Center.



My Computer Information pada Help and Support

“My Computer Information” pada Help and Support Windows XP memungkinkan Anda untuk melihat status hardware dan software komputer, dan untuk mengumpulkan informasi help dan troubleshooting. Untuk melihat My Computer Information, di bawah Pick a task, klik Use Tools view your computer information and diagnose problems. Di bawah Tools, klik My Computer Information, dan kemudian ikuti instruksi yang ditampilkan pada layar. Pada tabel, Anda bisa melihat jenis informasi yang tersedia. Untuk informasi lebih lanjut tentang My Computer Information, lihat Help and Support Center Windows XP.



Windows Update

Windows Update merupakan perluasan online dari Windows yang membantu Anda supaya komputer tetap up-to-date. Microsoft menyediakan update penting, yang meliputi sekuriti dan update kritikal lainnya, untuk membantu melindungi komputer Anda dari virus baru dan ancaman sekuriti lainnya, yang tersebar melalui Internet atau jaringan. Update lain berisi pengembangan, seperti upgrade dan tool yang membantu computer Anda supaya bisa berjalan lancar. Windows Update mengecek komputer dan menyediakan beragam pilihan update yang sesuai dengan software, dan hardware komputer Anda. Untuk membuka Windows Update, klik Start, klik All Programs, dan kemudian klik Windows Update. Kali pertama Anda mengunjungi situs web Windows Update, klik Yes pada waktu diminta untuk meng instalasi setiap software atau kontrol yang dibutuhkan. Pada home page Windows Update, klik Scan for Available Updates untuk mencari update yang tersedia.

Tidak ada komentar: